Pecahan terdiri dari
pembilang dan
penyebut. Hakikat transaksi dalam bilangan pecahan adalah bagaimana cara menyederhanakan pembilang dan penyebut. Penyederhanaan pembilang dan penyebut akan memudahkan dalam operasi aritmetika sehingga tidak menghasilkan angka yang terlalu besar tetapi tetap mempunyai nilai yang sama. Contohnya: bila dibandingkan antara 50/100 dan ½ maka lebih mudah dan sederhana melihat angka ½. 50/100 terlihat sebagai ”angka raksasa” yang kelihatannya lebih kompleks dibandingkan ½, padahal sebenarnya kedua angka ini tetap memiliki nilai yang sama. Pada operasi
penjumlahan dan
pengurangan pada pecahan selain disederhanakan juga
penyebutnya harus disamakan dengan
bilangan yang sama, sedangkan pada operasi
perkalian caranya adalah pembilang dikali pembilang, penyebut dikali penyebut. dan dalam operasi
pembagian, pecahan yang di kanan dibalikkan, setelah dibalikkan, tanda : diubah menjadi tanda kali (X), seperti 3/4 : 5/6 = 3/4 X 6/5 = 18/20 = 9/10.
Jenis pecahan
Bilangan pecahan terbagi menjadi tiga yaitu:
- bilangan desimal
| 0,5 | nol koma lima |
| 0,75 | nol koma tujuh lima |
| 0,025 | nol koma nol dua lima |
- bilangan pecah biasa
| 1/2 | setengah |
| 1/3 | sepertiga |
| 1/4 | seperempat |
| 1/5 | seperlima |
| 1/6 | seperenam |
| 1/7 | sepertujuh |
| 1/8 | seperdelapan |
| 1/9 | sepersembilan |
| 2/3 | dua per tiga |
| 3/4 | tiga per empat |
- bilangan campuran
| 1 1/2 | satu setengah |
| 2 2/3 | dua dua per tiga |
| 3 3/4 | tiga tiga per empat |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar